Daftar Blog Saya

Minggu, 20 Maret 2011

Penelitian Pakar Kesehatan tentang Habbatussauda

Sejak beratus tahun yang lalu telah lebih dari 200 kajian dan artikel yang di keluarkan oleh berbagai universitas dan lembaga kedokteran maupun kesehatan, yang mengkaji tentang manfaat dari Habbatussauda. Yang juga telah diperkuat oleh sabda Nabi Muhammad SAW 14 abad yang lalu. Berikut ini adalah beberapa kajian tentang manfaat Habbatussauda bagi kesehatan Ibnu Sina – Habbatussauda merangsang tenaga dan membantu memulihkan kepenatan dan semangat. (Buku Ibnu Sina “Canon of Medicines”)
Dr Ahmad Elkadi juga membuat kajian dan mendapatkan bahwa Habbatussauda dapat meningkatkan daya tahan tubuh (immune system). Kandungan dari Habbatussauda ialah Fixed Oil (saturated dan unsaturated), Minyak-minyak Asas (sterol, thymohydroquinone, carvone, limonine, cymene), Alkaloids, Saponin dan Asid Amino.
Habbatussauda Penguat Kekebalan Tubuh Alami
Pada tahun 1986, Drs. El-Kadi dan Kandil memimpin sebuah studi dengan beberapa relawan untuk menguji efektifitas black seed sebagai peningkat system kekebalan tubuh alamiah. Kelompok relawan pertama mengonsumsi kapsul black seed (2X sehari 1 gram) selama empat pekan dan kelompok kedua diberikan placebo. Sebelum dan sesudah pemakaian selama empat pekan, para relawan itu dihitung jumlah limpositnya. Setelah empat pekan , relawan yang mengonsumsi black seed mengalami peningkatan 72% dalam menekan rasio T-cell, yang berfungsi sebagai pembunuh sel secara alamiah. Kelompok yang mengonsumsi placebo hanya meningkat 7%. Mereka melaporkan “Mungkin
penemuan ini termasuk salah satu penemuan besar karena black seed ternyata mempunyai peranan penting dalam penyembuhan kanker, AIDS, dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.”
Hasil ini diperkuat dengan studi yang dipubliksikan dalam Saudi Pharmaceutical Journal tahun 1993 oleh Dr. Basil ali dan rekan-rekannya dari College of Medicine, King Faisal University.
dalam haditsnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Sesungguhnya habbah sauda` ini merupakan obat dari semua penyakit, kecuali dari penyakit as-samu”. Aku (yakni`Aisyah radhiallahu ‘anha) bertanya: “Apakah as-samu itu?” Beliau menjawab: “Kematian.” (HR. Al-Bukhari no. 5687 dan Muslim no. 5727)
Cara pemakaian habbatussauda dalam mengobati tumor dapat dipadukan pengobatan dengan 2 terapi. Yaitu terapi dalam, dimana Minyak Habbatussauda (black seed oil) diminum langsung oleh penderita. Selain terapi dalam, maka sebagaimana yang ditulis oleh Ibnu Qoyyim al Jawziyyah dalam bukunya Tibbun Nabawi (Pengobatan Cara Nabi) hal. 242/243. (Buku ini dikarang sekitar 700 tahun yang lalu). Habbatussauda dapat juga digunakan sebagai terapi luar (dibalutkan ke bagian yang meradang). Apabila serbuk habbatussauda digoreng dengan ditambahkan cuka, kemudian dibalutkan ke tumor, maka Insya Allah akan dapat mengurangi peradangan dan mengempeskan peradangan tersebut.

Penelitian Pendekatan Antropologi dan Sosiologi Dalam Studi Agama

A. Pendahuluan
Dalam buku Seven Theories of Religion, Daniel L. Pals[1] menyatakan bahwa pada awalnya orang Erofa menolak anggapan adanya kemungkinan meneliti agama, sebab antara ilmu dan nilai, antara ilmu dan agama tidak bisa disinkronkan. Kasus seperti ini juga terjadi di Indonesia pada awal tahun 70-an, di mana penelitian agama masih dianggap sesuatu yang tabu. Kebanyakan orang berkata: mengapa agama yang sudah begitu mapan mau diteliti, agama adalah wahyu Allah yang tidak bisa diutak-atik lagi. Namun seiring dengan perkembangan zaman, akhirnya sebagian besar orang dapat memahami bahwa agama bisa diteliti tanpa merusak ajaran atau esensi agama itu sendiri.
B. Pendekatan Antropologi
1. Sekilas tentang Perkembangan Antropologi
Antropologi adalah salah satu disiplin ilmu dari cabang ilmu pengetahuan sosial yang memfokuskan kajiannya pada manusia. Kajian antropologi ini setidaknya dapat ditelusuri pada zaman kolonialisme di era penjajahan yang dilakukan bangsa Barat terhadap bangsa-bangsa Asia, Afrika dan Amerika Latin serta suku Indian. Selain menjajah, mereka juga menyebarkan agama Nasrani. Setiap daerah jajahan, ditugaskan pegawai kolonial dan missionaris, selain melaksanakan tugasnya, mereka juga membuat laporan mengenai bahasa, ras, adat istiadat, upacara-upacara, sistem kekerabatan dan lainnya yang dimanfaatkan untuk kepentingan jajahan Salah satu contoh penelitian yang akan dikemukakan pada bagian ini adalah runtuhnya Daulat Bani Umayah dan bangkitnya Daulat Bani Abasiyah. Untuk membahas topik ini, M. Atho Mudzhar[6] menyarankan sedikitnya ada empat hal yang harus diperhatikan dan diperjelas dalam rancangan penelitian, yaitu: rumusan masalah, arti penting penelitian, metode penelitian dan literatur yang digunakan.
C. Pendekatan Sosiologi
1. Sekilas tentang Perkembangan Sosiologi
Semenjak kelahirannya, sosiologi concern dengan studi agama, meskipun perhatiannya terkadang menguat dan melemah. Karya-karya founding fathers sosiologi, termasuk Comte, Durkheim, Max dan Weber, sering mengacu pada wacana-wacana sosiologis atau studi perilaku dan sistem keyakinan keagamaan. Namun demikian, pada pertengahan abad 20, para sosiolog di Erofa atau Amerika Utara melihat bahwa agama memiliki signifikansi marginal dalam dunia sosial, dan sosiologi agama bergerak dalam garis tepi studi sosiologis.
D. Penutup
Setelah menguraikan secara singkat kedua pendekatan di atas, dapat dijelaskan bahwa pendekatan antropologi dan sosiologi sama-sama mengkaji manusia dan hal yang terkait dengannya.

Selasa, 01 Maret 2011

Perdana Menteri Palestina Cari Inspirasi di Facebook

Jakarta - Sementara kebanyakan aktivis di wilayah Timur Tengah sedang gencar-gencarnya memanfaatkan Facebook untuk menggulingkan pemerintahan, tidak demikian dengan Perdana Menteri Palestina Salam Fayyad. Dia lebih memilih memanfaatkan Facebook untuk mendengarkan masukan yang menginspirasi bagi pemerintahannya.

Pada halaman Facebooknya, Fayyad secara rutin mengabarkan perkembangan politik di negerinya. Fayyad juga menampung berbagai masukan dari rakyat Palestina tentang apa yang mereka inginkan dari pemerintahan baru dan siapa saja yang mereka inginkan untuk masuk di jajaran kabinet.

Dikutip detikINET dari AFP, Jumat (25/2/2011), pekan lalu, Presiden Palestina Mahmud Abbas kembali menunjuk Fayyad sebagai Perdana Menteri saat melakukan perombakan kabinet. Fayyad pun berjanji akan berkomunikasi secara luas dengan seluruh lapisan masyarakat Palestina.

Dikenal sebagai figur politikus Palestina yang paling mengikuti perkembangan teknologi, dalam tugas-tugasnya, pria yang dipercaya berada di posisi sebagai Perdana Menteri sejak 2007 ini memanfaatkan Facebook dan Twitter. Kedua akun situs jejaring sosialnya ini dikelola oleh stafnya.

Pada halaman Facebooknya, terlihat ratusan warga Palestina menyambut baik setiap pertanyaan pria 58 tahun ini. Mereka merasa sangat gembira dimintai pendapat dan ikut menentukan orang-orang yang duduk dalam kursi kabinet.

Heboh Raja Arab Saudi Beli Facebook, Palsu!

Jakarta - Facebook kembali diterpa kabar palsu sehingga membuat kehebohan. Kali ini, isu tersebut beredar di Timur Tengah yang menyebutkan bahwa Raja Arab Saudi berniat membeli Facebook dengan harga USD 150 miliar.

Disebutkan pula jika hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan Facebook jadi sarana bagi rakyat untuk merongrong kekuasaan pemerintah.

Memang, Facebook telah jadi salah satu media ampuh untuk menggalang aksi demo yang sekarang marak di wilayah Timur Tengah. Termasuk di Mesir yang telah berujung pada terjungkalnya pemerintahan presiden Hosni Mubarak.

Namun demikian, isu pembelian Facebook oleh raja Arab Saudi itu pastinya palsu dan berasal dari sumber tidak terpercaya.

Beberapa media setempat pun kena malu karena memberitakannya seolah-olah hal itu memang benar dan menimbulkan kehebohan di masyarakat.

Whael Ghonim, pejabat Google di Timur Tengah yang terkenal karena perannya dalam revolusi Mesir, sampai menulis tweet yang menyayangkan para media terkait kabar tersebut. Sebab, sumber berita diketahui hanya sebuah situs parodi.

Situs bersangkutan bernama Dawn Wires. Mereka mengabarkan berita tersebut, namun di bawahnya sudah tertulis jika tujuannya hanya untuk humor. Namun sepertinya banyak yang tak membaca keterangan ini dan menyangkanya sebagai berita sungguhan.

Belum lama ini, Facebook juga diterpa isu bakal ditutup oleh sang bos, Mark Zuckerberg. Padahal kabar yang juga sempat menggegerkan itu juga cuma hoax dari sebuah website iseng